Putri Indah.D
19510838
1pa04
Biokimia adalah kimia mahluk hidup. Biokimiawan mempelajari molekul dan reaksi kimia terkataisis oleh enzim yang berlangsung dalam semua organisme. Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen seluler, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat dan biomolekul lainnya. Saat ini biokimia lebih terfokus secara khusus pada kimia reaksi termediasi enzim dan sifat-sifat protein.
Kebangkitan biokimia diawali dengan penemuan pertama molekul enzim, diastase pada tahun 1833 oleh Anselme Payen. Tahun 1828, Friedrich Wohler menerbitkan sebuah buku tentang sintesis urea, yang membuktikan bahwa senyawa organic dapat dibuat secara mandiri. Penemuan ini bertolak belakang dengan pemahaman umum pada waktu itu yang meyakini bahwa senyawa organik hanya bisa dibuat oleh organisme. Istilah biokimia pertama kali dikemukakan pada tahun 1903 oleh Karl Neuber, seorang kimiawan Jerman. Sejak saat itu, biokimia semakin berkembang, terutama sejak pertengahan abad ke-20, dengan ditemukannya teknik-teknik baru seperti kromatografi difraksi sinar X, elektroforesis, RMI (nuclear magnetic resonance, NMR), pelabelan radio isotop, mikroskop elektron, dan simulasi dinamika molekular. Teknik-teknik ini memungkinkan penemuan dan analisis yang lebih mendalam berbagai molekul dan jalur metabolik sel, seperti glikolisis dan siklus krebs. Perkembangan ilmu baru seperti bioinformatika juga banyak membantu dalam peramalan dan pemodelan struktur molekul raksasa.
Saat ini, penemuan-penemuan biokimia digunakan di berbagai bidang, mulai dari genetika hingga biologi molekuler dan dari pertanian hingga kedoketran. Penerapan biokimia yang pertama kali barangkali adalah dalam pembuatan roti menggunakan khamir, sekitar 5000 tahun yang lalu. Biokimia metabolism sel telah banyak dipelajari. Bidang lain dalam biokimia di antaranya sandi genetic (DNA, sandi genetic, RNA), sintesis protein, angkutan membrane sel, dan tarnduksi sinyal.
Riset diperguruan riset biokimia sudah sangat berkembang. Perkembangannya sangat pesat terutama biokimia industry. Riset tentang eksplorasi enzim sangat luar biasa perkembangannya, dimana pemanfaatannya sangat berpotensi digunakan pada bidang Idustri. Di perguruan tinggi di Indonesia untuk program studi biokimia hanya ada beberapa pada pergurua tinggi, kebanyakan biokimia di perguruan tinggi dijadikan sebagai bidang minat pada program studi tertentu misalnya program studi kimia. Biokimia di Indonesia masih bercampur dengan bioteknologi, karena rana keilmuan yang dipelajari saling berhubungan dimana biokimia ( bilogi dan kimia) sedangkan bioteknologi ( sains dan teknologi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar